Faktor Penyebab Balita Stunting Pada Awal 1000 Hari Pertama Kehidupan (Studi Kualitatif Di Puskesmas X)

https://doi.org/10.37250/khazanah.v9i1.304

Penulis

  • Himmatun Mardhiah UPN Veteran Jakarta

Abstrak

Latar Belakang: Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis sejak seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), sehingga balita terlalu pendek untuk usianya. Stunting menjadi hasil kumulatif dari proses yang dimulai sejak kehamilan, Masalah ketika ibu hamil menjadi penyebab terjadinya stunting pada balita. Beberapa masalah yang terjadi pada Ibu hamil seperti kekurangan asupan nutrisi, kehamilan usia remaja, riwayat hipertensi, dan depresi.  Tujuan: Mendapatkan pemahaman secara mendalam mengenai penyebab kejadian stunting pada balita yang dimulai pada masa awal 1000 HPK di wilayah kerja Puskesmas X. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriftif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan in-depth interview (wawancara mendalam). Informan dipilih secara purposive sampling. Informan terdiri dari 5 orang, yaitu 1 orang informan kunci (petugas gizi puskesmas) dan 4 informan ibu yang memiliki balita stunting di wilayah kerja Puskesmas X. Alat penelitian yang digunakan adalah panduan wawancara dan recorder. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa penyebab stunting pada masa awal 1000 HPK di Puskesmas X terjadi karena faktor dari penyebab langsung dan tidak langsung. Faktor penyebab langsung meliputi kehamilan usia remaja, asupan nutrisi selama hamil, riwayat hipertensi dan depresi ketika hamil.  Selain itu juga ditemukan faktor penyebab tidak langsung terjadinya stunting yang meliputi pengetahuan dan pendapatan keluarga. Kesimpulan: Penyebab stunting pada masa awal 1000 HPK meliputi kehamilan usia remaja, asupan nutrisi selama hamil, riwayat hipertensi, depresi ketika hamil. pengetahuan dan pendapatan keluarga.

Diterbitkan

2025-04-26

Cara Mengutip

Mardhiah, H. (2025). Faktor Penyebab Balita Stunting Pada Awal 1000 Hari Pertama Kehidupan (Studi Kualitatif Di Puskesmas X). Jurnal Khazanah Intelektual, 9(1). https://doi.org/10.37250/khazanah.v9i1.304